Kamis, 12 Januari 2012

Wanita Cepat Hamil dengan Banyak Makan Buah Kiwi

Hasil sebuah penelitian mendalam di bidang kesehatan yang baru menunjukkan, kehamilan pada seorang wanita juga bisa dipicu dengan mengonsumsi buah-buahan, terutama buah mengandung vitamin C berkadar tinggi.

Dengan demikian, kesuburan seorang ibu atau istri yang ditunjang dengan suami yang sehat ditambah dengan kebiasaan memakan buah-buahan yang mengandung vitamin C yang tinggi akan semakin membuka peluang terjadinya kehamilan yang pasti diidamkan atau didambakan satu pasangan suami-istri.

Dokter spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dokter Fiastuti Witjaksono MS, Sp. GK di Jakarta baru-baru ini memberi contoh bahwa mengkonsumi buah kiwi Zespri patut dijadikan pertimbangan bagi seorang wanita yang ingin segera hamil.

Fiastuti Witjaksono memberikan alasan vitamin C pada kiwi adalah dua kali lipat dari jeruk dan lima kali lebih banyak dari apel.

Unsur Buah-buah yang mengandung vitamin C kaya akan asam folat yang bermanfaat bagi ibu yang ingin hamil dengan mudah.

Asam Folat itu bermanfaat bagi ibu yang ingin hamil dan memiliki "glycaemic indeks" yang rendah sehingga aman bagi penderita diabetes.

Vitamin C itu dibutuhkan wanita di usia 19-30 tahun untuk batas normal 45 mg per hari, kehamilan membutuhkan 60 mg per hari dan menyusui sebanyak 85 miligram per hari.

Vitamin merupakan suatu molekul yang sangat diperlukan tubuh untuk proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal.

Karena itu, peran vitamin C sangat besar dalam tubuh sebagai antioksidan dan kofaktor dalam pembentukan kolagen dan hormon.

Selain itu juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh untuk mencegah berbagai penyakit.

Manusia harus menerima asupan makanan yang bergizi seperti daging, ayam, telur dan sayur-mayur serta didukung oleh buah-buahan yaitu buah kiwi, jeruk, dan apel, maka yang disebut empat sehat lima sempurna terpenuhi.

Buah-buahan bagi manusia merupakan kebutuhan primer karena tanpa buah maka asupan yang diterima tubuh kurang mendukung pertumbuhannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar